Oleh: Endang Supriyati, IRotizen kota Pekalongan

Sabtu,21 Juni 2025, merupakan hari bahagia bagi anakdidik Taman Kanak Kanak ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) Kradenan, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Pekalongan Selatan, sekaligus berada diwilayah Kecamatan Pekalongan Selatan. TK ABA Kradenan menyelenggarakan acara Akhirussanah menutup tahun ajaran bagi anak–anak kelas B, yang akan memasuki masa Sekolah Dasar. Juga Pentas Seni bagi semua siswa , untuk melatih kemandirian anak dalam menampilkan diri sesuai kemampuannya. Sahabat kecil tampil cantik dan imut lucu menggemaskan juga sahabat kecil yang ganteng, lucu dengan segala tingkah lakunya. Pada acara Akhirussanah hadir Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah kota Pekalongan, Jajaran Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Pekalongan Selatan serta segenap pengurus Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Kradenan pemilik Amal Usaha. Juga hadir Pengawas TK DABIN 11, Pengurus Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal kota Pekalongan, dari perwakilan Puat Kegiatan Gugus (PKG) Taman Kanak Kanak Pekalongan Selatan

Sahabat–sahabat kecil didampingi orangtua masing–masing, ada yang hadir ayah bundanya, tetapi ada juga yang hanya ibundanya saja, ada juga yang didampingi ayahandanya saja. Di TK ABA Kradenan, ada tiga kelompok kelas , Kelompok Belajar usia 2-3 tahun, kemudian 4–5 tahun serta usia 5–6 tahun, sehingga pada saat mereka memsuki jenjang sekolah yang tinggi sudah berumur 7 tahun. Baik anak–anak dari PAUD, kelas A maupun kelas B, mereka berani naik panggung untuk menampilkan ketrampilan yang dimilikinya. Walau kadang kita dibuat senyum–senyum melihat tingkah mereka yang lucu–lucu, setelah diatas panggung justru terpesona memperhatikan temannya yang menari, atau tiba–tiba hanya berdiri tegak tanpa bergerak, itulah anak–anak usia dini. Pada saat anak menari diatas panggung, tidak kalah hebohnya ibu guru pengasuhnya, karena harus ikut memperagakan gerakan yang akan ditiru anak-anak.

Angkat topi, apresiasi setinggi-tingginya untuk kesabaran ibu guru anak usia dini, jika anak mogok, maka para guru akan berusaha membujuk dan merayu agar mereka mau melakukan sesuatu, seperti yang sudah dipersiapkan. Kreatifitas guru TK tanpa batas, dengan tema Samudra Ceria Anak Indonesia Bahagia, salah tarian kreasi yang ditampilkan adalah Pinguin, dengan kostum kreasi guru menyerupai burung pinguin, juga gerakan tariannya. Terbayang bagaimana ibu guru melatih anak–anak dengan berbagai macam karakter yang dimiliknya. Anak-anak itu sudah menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam proses pembelajaran selama satu tahun. awalnya tidak mau turun dari kendaraan, menangis kalau ditinggal orangtuanya, tidak mau duduk sendiri harus didampingi bundanya. tetapi saat ini dapat kita saksikan kemandirian sahabat –sahabat kecil itu dalam mengekspresikan kemampuannya. Walau masih ada juga yang, mogok, tidak mau maju, hanya duduk saja, bahkan ada juga yang rewel. itulah gen Z, yang akan mengisi kancah negeri ini ditahun mendatang.

Sahabat-sahabat kecil sangat bersemangat dalam acara Akhirussanah dan pesta seni, mereka bergembira ria, bercanda, berlari bebas merdeka. Dalam setiap penampilan mereka ada tingkah-tingkah lucu yang membuat orang tua, maupun tamu undangan tidak berhenti tersenyum. Ketika sebagian kawan kecilnya diatas panggung, maka mereka yang lain berlarian mengitari ruangan yang ada. Hari itu adalah yang penuh keceriaan dan kebahagiaan bagi mereka. Tapi juga hari yang penuh haru biru pada saat ibu guru membagikan sekuntum bunga kepada anak–anak untuk diserahkan kepada orangtua masing-masing. Maka tanpa terasa airmata bahagia hampir semua orangtua menetes tanpa tertahankan, sehingga terdengar sedu sedan dalam ruangan itu. Terbanglah tinggi anak–anakku, raih cita–citamu, jadilah generasi muda yang cerdas, bahagia, dan berguna bagi dirimu sendiri, sekaligus kebanggaan kedua orangtua kalian.

Pekalongan, 23 Juni 2025, TK ABA Kradenan

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?