Oleh : Endang Supriyati, LBSO PWA Jateng.

Suasana unik terasa pagi itu dihalaman Kecamatan Pekalongan Selatan, pada hari Selasa 21 April 2026, ada apa gerangan. Ternyata Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Pekalongan Selatan menyelenggarakan upacara peringatan Hari Kartini. Puluhan perempuan cantik berkain kebaya berkumpul. Ketua PKG Pekalongan Selatan, ibu Fitriyah, S.Pd.AUD, secara kebetulan juga Ketua Lembaga Budaya Seni dan Oahraga, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah kota Pekalongan. Sehingga pas dan klop jika agenda ini terselenggara dengan segala pernak pernik dan keunikannya. Kegiatan upacara pagi itu dilaksanakan agak siang dimulai sekitar pukul 09.30, karena ibu-ibu guru harus menyeleseikan tugas dulu di sekolah masing-masing. Upacara ini diikuti oleh semua guru Taman Kanak Kanak, Kelompok Bermain, yang ada dilingkungan Kecamatan Pekalongan Selatan. Juga didampingi Bunda PAUD Kelurahan, Bunda PAUD Kecamatan ibu Sivia Yunita serta Penilik PAUD Pekalongan Selatan ibu Risa Harida, juga KABID PAUD kota Pekalongan ibu Sherly Imanda Hidayah. Bapak Camat Pekalongan Selatan bapak Sumadi juga bapak Lurah.

Peringatan Hari Kartini kali ini menjadi unik dan semarak karena dilaksanak menggunakan ” Basa Jawa dialek Pekalongan “. Ketika sedang fokus mengikuti rangkaian upacara tiba–tiba terdengar ger…tawa dari peserta tidak dapat ditahan karena mendengar intruksi dari pembawa acara. Wajah–wajah serius dan fokus dari semua peserta upacara , tiba–tiba terdengar tawa kecil kadang juga pecah tawa dari hampir semua peserta. Hal ini terjadi bukan tanpa alasan salah satunya adalah ketika Pemimpin upacara melaporkan kesiapan peserta untuk mengikuti upacara , setelah hormat kepada Pembina upacara ibu Indria Susanti bukan kata Lapor yang terdengan tetapi “Wadul“. Pecah tawa dari semua peserta tak tertahankan. Senyum, tawa kecil seringkali terlihat dalam pelaksanaan upacara, tetapi dapat terlaksana sampai selesei walaupun jujur seperti kurang serius. Tapi inilah inovasi yang bunda bunda PKG lakukan untuk memperingati Hari Karini dengan sesuatu yang berbeda.

Pelaksanaan upacara selesei maka dilanjutkan dengan Pentas Seni EKSIIS, yang bertema “Pesona Kartini Reragaman Budaya Nusantara” PKG Pekalongan Selatan terdiri dari enam (6) Gugus yang disingkat dengan EKSIIS, terdiri dari Gugus Edukatif, Gugus Komunikatif, Gugus Semangat, Gugus inovatif, Gugus Inspiratif dan Gugus Solutif. Dalam Pentas semua Gugus yang ada menampilkan kreasinya, antara lain ” Senam Kartini” yang diikuti hampir semua yang hadir, juga bunda–bunda PAUD dan juga Penilik. Stand Up komedi, Baca Puisi, Bernyanyi Lagu Pekalongan, Samproh dengan lagu Turi–Turi Putih. Suasana sangat meriah, juga terasa lebih dekat dan merakyat tetapi tetap nges, rasa Kartininya terasa.

Dalam rangkaian kegiatan PKG, tidak ketinggalan buka lapak Jajanan Jadul bertajuk kejujuran. Jajanan disiapkan diatas meja, disiapkan kotak tempat uang, juga tertulis harga jajanan yang dijual. Pembeli ambil sendiri, bayar sendiri, ambil kembalian juga sendiri. Cukup murah masing–masing item seharga Rp.3000,-, untuk semua jenis jajanan yang ada. Jajanan jadul yang dijual antara lain Wedang Uwuh, Es Telang, ada Kluban Botok terdiri dari urap sayuran diberi krupuk usek kemudian disiram sayur lodeh yang berisi tahu, tempe bongkrek, putren, kemudian dibubuhi sambal ini kuliner Pekalongan yang cukup mengenyangkan walau tanpa nasi. Rebusan yang sedang viral juga tersedia, singkong, ubi, jagung, pisang yang dipotong kecil–kecil dipacking dalam wadah seharga Rp.3000,–. Juga Lopis, Cenil, cethot,dalam bungkusan daun pisang. Mie Kenyol, ini adalah kuliner khas Batang juga Pekalongan yang berbahan dasar tepung tapioka, sehingga teksturnya sangat kenyal, bentuknya mie kering. Untuk mengolahnya direndam lebih dulu kemudian direbus sampai lembek, baru dimasak dengan bumbu mie goreng..Pedoyo sambal terasi, pedoyo adalah buah mentimun yang direbus secara utuh kemudian dinikmati dengan dicocol ke sambal terasi, atau sambal garam cabe bubuk. Kuliner ini cukup terkenal di Pekalongan walau sederhana tetapi, cukup ngangeni bagi warga Pekalongan yang merantau keluar kota. Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Kartini PKG Pekalongan Selatan ditutup dengan suara merdu kolaborasi ibu Sekca, ibu Indria Susanti dan Ibu Risa Harida dengan lagu Yogya Istimewa.

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?